LMND Dorong Perluasan Kebijakan Pendidikan Tinggi Gratis ke Seluruh Disiplin Ilmu

Sekretaris Jenderal LMND, Julfikar Hasan./Dok Pribadi 

Jakarta, Elemendemokrasi. Com- Eksekutif Nasional Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (EN LMND) mengapresiasi komitmen Presiden RI Prabowo Subianto yang berencana menggratiskan pendidikan tinggi, khususnya di bidang kedokteran dan teknik.

Komitmen tersebut disampaikan Prabowo dalam pidatonya saat peresmian Sekolah Rakyat di Banjarmasin, 12 Agustus 2026. Dalam kesempatan itu, Prabowo menegaskan bahwa negara akan membuka kampus kedokteran dan teknik gratis yang dibiayai penuh oleh Negara.

LMND menilai kebijakan tersebut sebagai langkah progresif dalam menjamin hak rakyat atas pendidikan tinggi yang berkualitas, sekaligus menjawab kebutuhan nasional akan tenaga kesehatan dan ilmuwan yang kompeten.

Sekretaris Jenderal LMND, Julfikar Hasan, mengatakan kebijakan tersebut sejalan dengan garis perjuangan organisasi yang mendorong pendidikan gratis, ilmiah, dan demokratis.

“Komitmen Presiden untuk menggratiskan pendidikan kedokteran dan teknik adalah sinyal positif bagi masa depan pendidikan nasional. Ini sejalan dengan perjuangan LMND agar pendidikan tinggi tidak dijadikan komoditas, melainkan hak dasar rakyat yang harus dipenuhi oleh Negara,” ujar Julfikar dalam keterangannya, Rabu (14/1/2025).

Pria yang akrab disapa Fikar itu menegaskan bahwa akses pendidikan tinggi, terutama di bidang strategis, tidak boleh dibatasi oleh faktor ekonomi.

“Anak-anak dari keluarga buruh, petani, nelayan, dan rakyat miskin kota harus dijamin bisa kuliah tanpa hambatan biaya. Negara wajib hadir untuk mewujudkannya,” tegasnya.

Fikar juga berharap kebijakan pendidikan gratis tidak hanya berlaku untuk kedokteran dan teknik, tetapi diperluas ke seluruh disiplin ilmu.

Menurutnya, hal tersebut bisa terwujud jika negara mengelola sumber daya alam secara berdaulat dan berpihak pada kepentingan rakyat, sesuai amanat Pasal 33 UUD 1945.

Selain gratis, Fikar menekankan pentingnya pendidikan tinggi yang ilmiah dan demokratis, dengan kurikulum berbasis riset, kampus bebas komersialisasi, serta ruang akademik yang kritis dan terbuka.

LMND pun mendorong agar komitmen Presiden segera direalisasikan melalui kebijakan konkret, regulasi yang pro-rakyat, serta dukungan anggaran yang memadai agar tidak berhenti sebatas wacana.

Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url