Warga TTS Desak Perbaikan Jembatan Noebunu dan Noebana

Filgon Banunaek Pemuda Asal Toianas Mengecam kertas atas Kerusakan dua jembatan di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), yakni Jembatan Noebunu dan Jembatan Noebana/Dok Pribadi 


TTS, Elemendemokrasi.com- Kerusakan dua jembatan di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), yakni Jembatan Noebunu dan Jembatan Noebana, hingga kini belum juga mendapat penanganan serius dari pemerintah daerah.

Kondisi tersebut memicu keresahan masyarakat karena dinilai menghambat aktivitas sehari-hari, terutama di sektor perekonomian.

Masyarakat setempat mendesak pemerintah daerah agar segera melakukan pembangunan permanen pada kedua jembatan tersebut. 

Pasalnya, hingga saat ini jembatan masih menggunakan material kayu balok yang dinilai tidak aman, terutama saat musim hujan.

“Kerusakan dua jembatan ini sangat berdampak pada aktivitas ekonomi masyarakat. Kami berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah cepat untuk memperbaikinya,” ujar pemuda Toianas, Filgon Banunaek (25/3/2026).

Selain itu, warga juga meminta pemerintah segera membentuk tim lapangan guna mempercepat proses pembangunan.

Mereka menilai lambannya penanganan mencerminkan belum optimalnya kinerja pemerintah daerah dalam menjalankan tugas pelayanan publik.

“Kalau dibiarkan terus, kami menilai pemerintah daerah gagal menjalankan tanggung jawabnya. Apalagi jembatan ini masih pakai kayu balok, sangat berbahaya saat musim hujan,” tegas Filgon.

Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url