Brutal dan Tak Berperikemanusiaan! Pemuda Asal Tunmat Dikeroyok, Motor Dihancurkan, Polisi Harus Bertindak Cepat

Pemuda Yang di keroyok oleh beberapa oknum yang tidak di kenal di Desa Tunabesi/Dok Pribadi 


MALAKA, Elemendemokrasi.com- Aksi kekerasan brutal kembali terjadi di wilayah Desa Tunabesi. Seorang pemuda bernama Marianus Manek, yang akrab disapa Maris Unsain, menjadi korban pengeroyokan oleh seorang pelaku berinisial JA bersama sekitar belasan orang lainnya pada sekitar pukul 23.00 WITA.

Peristiwa yang terjadi di kawasan Fatuao ini tidak hanya menyisakan luka fisik, tetapi juga kerugian materiil setelah sepeda motor milik korban dirusak secara brutal oleh para pelaku.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun, aksi buruh pengeroyokan dilakukan secara tiba-tiba dan dalam jumlah besar, membuat korban tidak mampu memberikan perlawanan. Situasi di lokasi kejadian disebut mencekam, di mana korban menjadi sasaran amukan kelompok yang diduga dipimpin oleh JA.

Tidak tinggal diam, korban langsung mengambil langkah hukum dengan melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian pada sekitar pukul 02.00 WITA. Laporan ini menjadi dasar bagi aparat penegak hukum untuk segera melakukan penyelidikan dan penindakan terhadap para pelaku.

Dalam pernyataannya, Marianus Manek menegaskan tuntutannya agar hukum ditegakkan tanpa pandang bulu.

“Saya minta keadilan ditegakkan. Saya sudah melapor secara resmi. Pelaku harus diproses sesuai undang-undang yang berlaku,” tegas Maris Unsain.

Ia juga mengaku mengalami trauma akibat aksi kekerasan yang dilakukan secara beramai-ramai tersebut.

Secara hukum, tindakan pengeroyokan yang dilakukan oleh lebih dari satu orang dapat dijerat dengan Pasal 170 KUHP, dengan ancaman pidana penjara bagi para pelaku. Selain itu, aksi pengrusakan sepeda motor korban juga dapat dikenakan pasal tambahan terkait perusakan barang milik orang lain.

Kasus ini kini mendapat perhatian serius. Dalam pernyataan lanjutannya, korban menegaskan:

  1. Meminta aparat kepolisian segera menangkap pelaku utama berinisial JA
  2. Mendesak agar seluruh pelaku yang terlibat diusut tanpa tebang pilih
  3.  Memohon jaminan keamanan bagi dirinya dan masyarakat sekitar

“Kalau hukum tidak ditegakkan dengan tegas, kejadian seperti ini bisa terulang dan membuat masyarakat hidup dalam ketakutan,” tambahnya.

Jika tidak ditangani secara serius, aksi seperti ini dikhawatirkan dapat memicu konflik sosial dan semakin meresahkan masyarakat.

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url