KKM 59 UNIBA Inisiasi Diskusi Publik Cegah Kenakalan Remaja di Era Digital, Libatkan Polsek dan Diskominfo Kabupaten Serang

 

Narasumber dan mahasiswa KKM 59 UNIBA berfoto bersama usai diskusi publik di Kecamatan Waringinkurung.

SERANG – Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Kelompok 59 Universitas Bina Bangsa (UNIBA) sukses menggelar Diskusi Publik bertema "Membangun Generasi Muda Berkarakter Bersama: Cegah Kenakalan Remaja di Era Digital" pada Kamis (30/7/2026). Kegiatan yang dipusatkan di Kecamatan Waringinkurung ini menjadi program unggulan KKM 59 sekaligus hasil kolaborasi seluruh kelompok KKM UNIBA yang melaksanakan pengabdian di Kecamatan Waringinkurung.

Sebagai penggagas dan penanggung jawab utama kegiatan, KKM 59 UNIBA menghadirkan forum edukatif yang mempertemukan pemerintah, aparat penegak hukum, organisasi kepemudaan, serta pelajar untuk membahas berbagai tantangan yang dihadapi generasi muda di era digital. Kegiatan ini merupakan implementasi nyata Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat, melalui upaya preventif dalam membangun karakter generasi muda.

Diskusi publik tersebut dihadiri oleh perangkat desa se-Kecamatan Waringinkurung, Himpunan Mahasiswa Waringinkurung (HIMAWAR), KNPI, Karang Taruna, GP Ansor, IPNU, organisasi kepemudaan lainnya, serta ratusan pelajar tingkat SMP dan SMA di Kecamatan Waringinkurung.

Ketua Kelompok KKM 59 UNIBA sekaligus Ketua Pelaksana kegiatan, M. Esa Fajriansyah, mengatakan bahwa mahasiswa memiliki tanggung jawab untuk hadir di tengah masyarakat melalui program yang memberikan manfaat nyata.

"Sebagai mahasiswa KKM, kami menyadari bahwa pengabdian kepada masyarakat bukan hanya sekadar menjalankan program kerja, tetapi juga menjadi kesempatan untuk belajar bersama masyarakat, memahami berbagai persoalan yang ada, serta memberikan kontribusi nyata sesuai dengan kemampuan yang kami miliki. Semoga kegiatan ini menjadi salah satu langkah kecil yang dapat memberikan manfaat dan membawa dampak positif bagi masyarakat, khususnya bagi generasi muda di Kecamatan Waringinkurung," ujarnya.

Ia menambahkan bahwa keberhasilan membangun karakter generasi muda membutuhkan kolaborasi seluruh elemen masyarakat.

"Kami percaya bahwa sinergi antara dunia pendidikan, pemerintah, aparat penegak hukum, serta masyarakat merupakan langkah yang sangat penting dalam membentuk generasi muda yang berkarakter, berintegritas, dan memiliki kesadaran terhadap tanggung jawab sebagai penerus bangsa," tambahnya.

Dalam diskusi tersebut, peserta memperoleh materi dari empat narasumber yang membahas berbagai persoalan aktual yang dihadapi remaja. Materi pertama disampaikan oleh Polsek Kecamatan Waringinkurung mengenai bahaya penyalahgunaan narkotika, kenakalan remaja, serta konsekuensi hukum yang dapat ditimbulkan akibat perilaku menyimpang.

Selanjutnya, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Serang memberikan tiga materi, yaitu bahaya judi online dan pentingnya bijak menggunakan media sosial, pemanfaatan pelatihan micro skill sebagai bekal meningkatkan kompetensi generasi muda, serta edukasi Netiket (Think Before You Post) agar masyarakat lebih bertanggung jawab dalam menggunakan ruang digital.

Melalui penyampaian materi tersebut, peserta diajak memahami bahwa kemajuan teknologi harus diimbangi dengan literasi digital, etika bermedia sosial, serta kesadaran hukum agar mampu menghindari berbagai bentuk penyimpangan, mulai dari penyalahgunaan narkotika, judi online, penyebaran informasi negatif, hingga perilaku yang melanggar hukum.

Antusiasme peserta terlihat dari sesi diskusi dan tanya jawab yang berlangsung interaktif. Berbagai pertanyaan disampaikan terkait cara menghadapi pengaruh negatif media sosial, pencegahan kenakalan remaja, hingga peran keluarga, sekolah, dan organisasi kepemudaan dalam membentuk karakter generasi muda.

Melalui kegiatan ini, KKM 59 UNIBA berharap mampu menjadi penggerak kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah, aparat penegak hukum, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman, sehat, serta kondusif bagi tumbuhnya generasi muda yang berkarakter, berintegritas, dan bijak menghadapi tantangan era digital.

Kegiatan ini sekaligus menegaskan komitmen KKM 59 UNIBA untuk menghadirkan program pengabdian yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi masyarakat melalui edukasi, pencegahan, dan pemberdayaan generasi muda di Kecamatan Waringinkurung.

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url