Wujud Nyata Kepedulian KKM 53 UNIBA, Fogging Menjangkau Tiga Kampung di Desa Tanjungsari
![]() |
| Dokumentasi foto: Mahasiswa KKM 53 UNIBA bersama warga dan petugas kesehatan usai pelaksanaan fogging di Desa Tanjungsari, Kabupaten Serang. |
Serang – Sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat, Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Kelompok 53 Universitas Bina Bangsa (UNIBA) melaksanakan program fogging di tiga kampung di Desa Tanjungsari, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang pada Minggu, 26 Juli 2026. Kegiatan yang berkolaborasi dengan Pemerintah Desa Tanjungsari dan petugas kesehatan ini menjangkau sekitar 100 rumah warga serta sejumlah saluran irigasi yang berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk.
Pelaksanaan fogging dilakukan di RT 001 Kampung Cisitu, RT 020 Kampung Kadaung, dan RW 001 Kampung Kadukacapi. Program ini merupakan upaya preventif untuk menekan potensi penyebaran penyakit yang ditularkan melalui nyamuk, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.
Sebelum kegiatan berlangsung, mahasiswa KKM 53 UNIBA berkoordinasi dengan Pemerintah Desa Tanjungsari, ketua RT, serta masyarakat setempat untuk menyosialisasikan jadwal dan prosedur pelaksanaan fogging. Warga juga dihimbau mempersiapkan rumah masing-masing agar proses penyemprotan dapat berjalan dengan aman, tertib, dan efektif.
Selama kegiatan tersebut berlangsung, mahasiswa tidak hanya mendampingi petugas kesehatan, tetapi juga membantu mengarahkan tim ke titik-titik sasaran, memastikan agar seluruh rumah yang telah didata memperoleh layanan penyemprotan, serta mendukung kelancaran proses di lapangan.
![]() |
| Deskripsi foto: Petugas kesehatan bersama mahasiswa KKM 53 UNIBA melakukan fogging di lingkungan permukiman warga Desa Tanjungsari sebagai upaya pencegahan penyebaran penyakit akibat nyamuk. |
Keterlibatan aktif mahasiswa menjadi wujud nyata pengabdian kepada masyarakat melalui program yang memberikan manfaat langsung.
Selain rumah-rumah warga, penyemprotan juga dilakukan pada saluran irigasi dan sejumlah lokasi yang terdapat genangan air. Langkah tersebut bertujuan meminimalkan populasi nyamuk di lingkungan sekitar sehingga tercipta kawasan permukiman yang lebih sehat, bersih, dan nyaman.
Melalui kegiatan ini, KKM 53 UNIBA turut mengedukasi masyarakat bahwa fogging bukanlah satu-satunya solusi dalam pencegahan penyakit yang disebabkan oleh nyamuk. Mahasiswa mengajak warga untuk menerapkan pola hidup bersih dan sehat dengan rutin menguras tempat penampungan air, membersihkan saluran drainase, menutup tempat penyimpanan air, serta menyingkirkan barang-barang yang berpotensi menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk.
Antusiasme masyarakat terlihat dari partisipasi aktif warga selama kegiatan berlangsung. Kehadiran mahasiswa KKM 53 mendapat sambutan positif karena dinilai tidak hanya menjalankan program kerja, tetapi juga menghadirkan aksi nyata yang menjawab kebutuhan masyarakat di bidang kesehatan lingkungan.
Melalui program fogging ini, KKM 53 Universitas Bina Bangsa menegaskan komitmennya untuk mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat Desa Tanjungsari. Sinergi antara mahasiswa, pemerintah desa, petugas kesehatan, dan masyarakat diharapkan dapat terus terjalin sehingga budaya menjaga kebersihan lingkungan menjadi tanggung jawab bersama demi menciptakan desa yang sehat dan bebas dari ancaman penyakit akibat nyamuk.

