Penguatan Pariwisata Budaya dan Surfing Jadi Strategi Dorong Nias Selatan Maju

Otniel Nordam Harita: Generasi Muda Nias Selatan

Nias Selatan, elemendemokrasi.com – Kunjungan Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, ke Kabupaten Nias Selatan dalam rangka peringatan Hari Jadi ke-23 Kabupaten Nias Selatan dinilai menjadi momentum strategis untuk memperkuat pembangunan daerah melalui sektor pariwisata berbasis budaya dan olahraga selancar (surfing).

Generasi Muda Nias Selatan, Otniel Nordam Harita, menilai kehadiran Menteri Kebudayaan menunjukkan besarnya perhatian pemerintah pusat terhadap potensi budaya dan pariwisata yang dimiliki daerah tersebut.

"Kunjungan Menteri Kebudayaan menjadi momentum penting bagi Pemerintah Kabupaten Nias Selatan untuk semakin mengoptimalkan potensi pariwisata sebagai sektor unggulan dalam mendorong pembangunan daerah. Sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah harus terus diperkuat agar potensi budaya dan pariwisata dapat menjadi fondasi pembangunan yang berkelanjutan," ujar Otniel dalam keterangannya pada Rabu (29/07/2026)

Selama berada di Nias Selatan, Fadli Zon meninjau sejumlah destinasi unggulan, di antaranya Desa Adat Bawomataluo yang telah dikenal sebagai salah satu ikon budaya Indonesia. Selain itu, terdapat Pantai Sorake dan Pantai Lagundri yang telah lama menjadi destinasi favorit peselancar dunia karena kualitas ombaknya.

Menurut Otniel, potensi wisata selancar tersebut merupakan aset strategis yang perlu didukung melalui pembangunan infrastruktur, peningkatan akses transportasi, promosi wisata yang lebih masif, serta pemberdayaan masyarakat lokal agar manfaat ekonomi dapat dirasakan secara luas.

Ia juga berharap Pemerintah Kabupaten Nias Selatan terus menyelaraskan program pembangunan daerah dengan kebijakan pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, khususnya dalam pemerataan pembangunan, penguatan ekonomi daerah, pembangunan infrastruktur, pengembangan sumber daya manusia, dan optimalisasi potensi unggulan daerah.

Menurutnya, sektor pariwisata memiliki efek berganda terhadap perekonomian daerah karena mampu membuka lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat, memperkuat UMKM, hingga menarik investasi.

Meski demikian, Otniel mengingatkan masih ada sejumlah tantangan yang perlu segera diatasi, mulai dari keterbatasan infrastruktur jalan menuju destinasi wisata, akses transportasi laut dan udara yang belum memadai, promosi wisata yang masih terbatas, hingga minimnya investasi dan peningkatan kualitas sumber daya manusia di sektor pariwisata.

"Pemerintah Kabupaten Nias Selatan perlu memperkuat kolaborasi dengan pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dunia usaha, akademisi, komunitas, dan masyarakat. Dengan kerja sama yang kuat, potensi budaya dan wisata Nias Selatan dapat menjadi motor penggerak pembangunan daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat," pungkasnya.




 

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url