KKM 89 UNIBA Turut Sukseskan Musyawarah Desa Panancangan dalam Pembahasan Indeks Desa Membangun

 

Anggota KKM 89 UNIBA saat memandu jalannya Musyawarah Desa Panancangan sebagai Master of Ceremony (MC).

LEBAK – Kelompok 89 Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Universitas Bina Bangsa (UNIBA) turut berpartisipasi dalam kegiatan Musyawarah Desa (Musdes) Desa Panancangan, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak. Kegiatan tersebut membahas Indeks Desa Membangun (IDM) sebagai bagian dari upaya mendukung perencanaan dan pembangunan desa.

Musyawarah Desa menjadi forum bersama yang mempertemukan pemerintah desa, lembaga desa, pendamping desa, serta berbagai unsur masyarakat. Forum tersebut menjadi ruang untuk memperoleh gambaran mengenai kondisi pembangunan Desa Panancangan sekaligus menyerap saran dan masukan yang dapat mendukung kemajuan desa.

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Desa Panancangan beserta jajaran Pemerintah Desa, Pendamping Desa, Pendamping Lokal Desa (PLD), Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Bhabinkamtibmas, Babinsa, Ketua RT/RW, Karang Taruna, tokoh masyarakat, serta berbagai unsur masyarakat lainnya.

Dalam kegiatan tersebut, KKM 89 UNIBA tidak hanya hadir sebagai peserta, tetapi juga turut membantu kelancaran rangkaian acara. Salah satu anggota KKM 89 dipercaya menjadi Master of Ceremony (MC) yang memandu kegiatan sejak pembukaan hingga acara berakhir.

Rangkaian Musyawarah Desa diawali dengan pembukaan, kemudian dilanjutkan dengan sambutan Kepala Desa Panancangan, Ketua BPD, dan Pendamping Lokal Desa. Setelah itu, kegiatan memasuki agenda utama berupa penyampaian materi mengenai Indeks Desa Membangun oleh Pendamping Desa.

Penyampaian materi tersebut kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi bersama peserta. Dalam sesi ini, peserta diberikan kesempatan untuk menyampaikan berbagai saran, masukan, serta pandangan mengenai kondisi dan arah pembangunan Desa Panancangan.

Melalui forum Musdes, berbagai masukan dari unsur pemerintah desa dan masyarakat diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan langkah pembangunan yang lebih tepat sasaran. Pembahasan mengenai IDM juga menjadi bagian penting dalam melihat kondisi dan perkembangan desa berdasarkan berbagai indikator pembangunan.

Bagi KKM 89 UNIBA, keterlibatan dalam Musyawarah Desa menjadi salah satu bentuk pengabdian mahasiswa melalui partisipasi langsung dalam kegiatan pemerintahan dan pembangunan masyarakat. Kegiatan tersebut juga memberikan pengalaman kepada mahasiswa untuk memahami proses musyawarah di tingkat desa serta pentingnya komunikasi dan kolaborasi dalam menentukan arah pembangunan.

Selain itu, kepercayaan kepada mahasiswa untuk turut mengambil peran dalam pelaksanaan kegiatan menjadi pengalaman tersendiri bagi KKM 89 dalam mengembangkan kemampuan komunikasi, koordinasi, dan tanggung jawab di tengah lingkungan masyarakat.

Kegiatan Musyawarah Desa Panancangan berlangsung dengan baik dan lancar. Kehadiran berbagai unsur masyarakat menunjukkan adanya semangat kebersamaan dalam mendukung pembangunan desa.

KKM 89 UNIBA berharap keterlibatan mahasiswa selama pelaksanaan KKM dapat terus memberikan kontribusi positif bagi Desa Panancangan. Sinergi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat diharapkan dapat terus terjalin melalui berbagai kegiatan yang mendukung kemajuan dan pembangunan desa.

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url