KKM UNIBA Kelompok 57 Edukasi Pengelolaan Sampah dengan Rocket Stove di Desa Pelamunan

 


Pelamunan – Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Kelompok 57 Universitas Bina Bangsa (UNIBA) melaksanakan program Pengelolaan dan Pembuangan Sampah Menggunakan Rocket Stove di RT 18 Kampung Lebak Sengge, Desa Pelamunan, pada Senin (3/8/2026). Kegiatan ini menjadi salah satu upaya meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah secara tepat sekaligus menjaga kebersihan lingkungan.

Program tersebut dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian mahasiswa KKM terhadap persoalan sampah yang masih menjadi tantangan di lingkungan masyarakat. Melalui edukasi dan praktik langsung, masyarakat diajak memahami pentingnya pemilahan sampah sebelum dilakukan proses pengelolaan.

Kegiatan diawali dengan penyuluhan mengenai perbedaan sampah organik dan anorganik serta pentingnya memilah sampah sejak dari rumah. Dalam sosialisasi tersebut dijelaskan bahwa sampah organik tidak digunakan dalam proses pembakaran, sedangkan Rocket Stove dimanfaatkan untuk mengolah jenis sampah anorganik tertentu dengan tetap memperhatikan aspek keamanan, kesehatan, dan kondisi lingkungan.

Selanjutnya, peserta mengikuti demonstrasi penggunaan Rocket Stove yang dipandu oleh Tiara Fadhilah Khaerunnisa bersama Ketua RT 18, Bapak Nandi. Keduanya menjelaskan tata cara penggunaan alat, jenis sampah yang dapat diolah, serta pentingnya membangun budaya pengelolaan sampah yang bertanggung jawab di tengah masyarakat.

Tiara Fadhilah Khaerunnisa menegaskan bahwa proses pengelolaan sampah harus diawali dengan pemilahan berdasarkan jenisnya.

"Sebelum sampah dikelola, masyarakat perlu memilah sampah organik dan anorganik terlebih dahulu. Dengan begitu, sampah dapat dikelola sesuai dengan jenisnya dan tidak dibakar secara sembarangan."

Sementara itu, Ketua RT 18, Bapak Nandi, berharap keberadaan Rocket Stove dapat membantu mengurangi permasalahan sampah di wilayahnya sekaligus meningkatkan kepedulian warga terhadap kebersihan lingkungan.

"Dengan adanya Rocket Stove ini, diharapkan masyarakat dapat lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan dan tidak membuang atau membakar sampah sembarangan. Kami berharap fasilitas ini dapat dimanfaatkan dan dijaga bersama."

Ketua pelaksana kegiatan, Rekha Mutiarani, menyampaikan bahwa program tersebut tidak hanya berfokus pada penyediaan sarana, tetapi juga bertujuan membangun kebiasaan masyarakat dalam mengelola sampah secara berkelanjutan.

"Semoga kegiatan ini tidak hanya menghasilkan fasilitas Rocket Stove, tetapi juga meningkatkan kesadaran masyarakat untuk memilah sampah dan menjaga kebersihan lingkungan secara berkelanjutan."

Selama kegiatan berlangsung, masyarakat tampak antusias mengikuti sosialisasi, menyaksikan praktik penggunaan Rocket Stove, serta berdiskusi mengenai berbagai persoalan pengelolaan sampah yang dihadapi di lingkungan sekitar. Partisipasi aktif warga menunjukkan tingginya perhatian terhadap pentingnya menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat.

Melalui program ini, KKM Kelompok 57 UNIBA berharap Rocket Stove dapat menjadi salah satu alternatif dalam membantu pengelolaan sampah anorganik yang sesuai, sekaligus mendorong masyarakat untuk menerapkan kebiasaan memilah sampah sejak dari rumah. Dengan kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah lingkungan, dan masyarakat, upaya menjaga kebersihan lingkungan di Desa Pelamunan diharapkan dapat terus berkelanjutan.

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url