Kampus Umiba Bersinar: Ilmu Hidup, Dosen Kompak, Mahasiswa Bergerak
Elemendemokrasi.com- Kampus yang bersinar bukan semata-mata diukur dari megahnya gedung atau fasilitas yang dimiliki. Kampus yang benar-benar hidup adalah kampus yang mampu menghidupkan ilmu pengetahuan, membangun budaya berpikir kritis, serta mendorong mahasiswa untuk bergerak dan berkarya.
Pandangan tersebut disampaikan Ferdynandus Klau Seran alias Ferdy dalam penyampaiannya mengenai kehidupan akademik di Kampus UMIBA. Menurut Ferdy, makna kampus yang bersinar terletak pada kehidupan intelektual yang tumbuh di dalamnya.
“Kampus bersinar bukan karena gemerlapnya gedung, tetapi karena hidupnya ilmu, dosen yang kompak, mahasiswa yang bergerak, serta gagasan yang terus menyala.” Pungkas Ferdy Kepada Tim Media (24/9/2026)
Ferdy menilai, kampus harus menjadi ruang yang mendukung mahasiswa untuk belajar sekaligus membangun keberanian berpikir. Mahasiswa tidak hanya dituntut menerima pengetahuan, tetapi juga perlu diberi ruang untuk bertanya, berdiskusi, menyampaikan kritik, dan mengembangkan gagasan.
Dalam penyampaiannya, pihak kampus yang terdiri dari Rektor, Wakil Rektor, Dekan, Dewan Kemahasiswaan, serta Dewan Kode Etik turut menyampaikan pandangan bahwa UMIBA merupakan kampus yang terus berupaya membangun lingkungan akademik yang baik.
Menurut Ferdy, sikap tegas terhadap berbagai persoalan di lingkungan kampus juga penting. Kritik mahasiswa, katanya, seharusnya dipandang sebagai bagian dari dinamika akademik dan tidak semestinya direspons secara emosional.
Ia juga menyinggung pentingnya mekanisme etik dalam lingkungan perguruan tinggi. Apabila terdapat dugaan tindakan oknum yang mempersulit mahasiswa atau melakukan tindakan yang bertentangan dengan aturan kampus, persoalan tersebut dapat diproses melalui mekanisme dan lembaga yang berwenang, termasuk Dewan Kode Etik.
Dosen Dan Mahasiswa Sama-Sama Belajar
Ferdy menilai UMIBA merupakan kampus yang luar biasa karena proses pendidikan tidak hanya menempatkan dosen sebagai sumber pengetahuan dan mahasiswa sebagai penerima.
Menurutnya, ruang kelas seharusnya menjadi tempat bertukar pengalaman dan pengetahuan.
“Di dalam kelas tidak ada yang lebih pintar. Dosen dan mahasiswa sama-sama belajar, saling berbagi pengalaman dan pengetahuan.” tutur ia
Bagi Ferdy, pendidikan tidak boleh berhenti pada pencapaian nilai maupun ijazah. Pendidikan harus mampu membentuk manusia yang memiliki kemampuan berpikir, memahami realitas, serta berani menentukan sikap.
Pendidikan Sebagai Senjata Melawan Kebodohan
Ferdy menegaskan bahwa pendidikan memiliki peran penting dalam kehidupan masyarakat.
“Pendidikan bukan sekadar mengejar ijazah. Pendidikan adalah senjata untuk melawan kebodohan, ketidakadilan, dan pembodohan. Dengan pendidikan, manusia belajar berpikir, bertanya, dan berani menentukan sikap,” tegasnya.
Ia juga menekankan bahwa sekolah maupun perguruan tinggi tidak seharusnya hanya mencetak manusia yang sekadar patuh. Menurutnya, pendidikan harus melahirkan manusia yang mampu berpikir kritis, berani bertanya, mampu menyampaikan kritik, dan tidak mudah menerima informasi tanpa mempertimbangkannya.
Karena itu, Ferdy mengajak mahasiswa UMIBA untuk tidak menjadikan nilai sebagai satu-satunya tujuan ketika datang ke kampus.
“Jangan hanya datang ke kampus untuk mencari nilai. Datanglah untuk mencari ilmu, membangun keberanian, dan melatih pikiran.” kata ia
Ia juga mengingatkan mahasiswa agar tidak takut memiliki pandangan yang berbeda, menyampaikan pendapat, maupun terus belajar.
“Jangan takut berbeda! Jangan takut bersuara! Jangan takut belajar!” serunya.
Menurut Ferdy, mahasiswa memiliki peran penting dalam mempersiapkan masa depan. Mahasiswa bukan sekadar penghuni kampus, tetapi bagian dari generasi yang sedang membangun kemampuan dan gagasan untuk menghadapi kehidupan masyarakat.
“Kita bukan sekadar penghuni kampus. Kita adalah generasi yang sedang menyiapkan masa depan!” tergas ia
Ia menutup pesannya dengan ajakan kepada seluruh mahasiswa UMIBA untuk terus menghidupkan budaya akademik:
ILMU DIKEJAR! GAGASAN DINYALAKAN! KARYA DIBUKTIKAN! MAHASISWA BERGERAK!
