Semangat APP Menggema di Kapela Bubun, Mahasiswa KKN STIPAS Keuskupan Agung Kupang Disambut Antusias Umat

STIPAS Keuskupan agung Kupang melaksanakan kegiatan Katekese Aksi Puasa Pembangunan (APP) kapela Bubun paroki Kotafon/ Dok Pribadi 


MALAKA. Elemendemokrasi.com —Umat Katolik Paroki Kotafon, Lingkungan Bubun, Desa Tunmat, menyambut dengan penuh sukacita kehadiran tiga mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari STIPAS Keuskupan Agung Kupang. Kehadiran mereka dalam rangka pelaksanaan kegiatan Katekese Aksi Puasa Pembangunan (APP) menjadi bagian dari program pastoral Keuskupan Agung Kupang yang berlangsung di Kapela Bubun, Selasa (3/3/2026).

Kegiatan katekese APP ini menjadi momentum penting bagi umat dalam memperdalam iman dan mempersiapkan diri menyambut Hari Raya Paskah. Suasana pertemuan berlangsung khidmat, hangat, dan dipenuhi semangat kebersamaan.

Tokoh agama setempat, Patrianusa Klau, menyampaikan apresiasi atas keterlibatan mahasiswa KKN yang dinilai membawa dampak positif bagi kehidupan iman umat.

“Kegiatan ini sangat membantu umat untuk semakin memahami makna pertobatan, pengorbanan, dan kasih selama masa prapaskah. Ini merupakan wujud nyata perhatian Gereja kepada umat di lingkungan,” ujarnya kepada media Infotimur.id.

Hal senada disampaikan Ketua Lingkungan Bubun, Marselinus Un. Ia mengungkapkan rasa bangga dan syukur atas pelayanan yang diberikan para mahasiswa.

“Kami berterima kasih atas pendampingan adik-adik mahasiswa. Kehadiran mereka memperkuat iman umat dan menyatukan kami dalam semangat APP menuju Paskah,” ungkapnya.

Sementara itu, salah satu mahasiswa KKN yang akrab disapa Melan menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari proses pembelajaran sekaligus pengabdian mereka kepada Gereja dan umat.

“Kami hadir untuk berbagi sekaligus belajar bersama umat. Antusiasme dan partisipasi umat Lingkungan Bubun menjadi pengalaman berharga bagi kami dalam menjalankan tugas perutusan Gereja,” tuturnya.

Melalui kegiatan ini, umat Lingkungan Bubun berharap semangat APP tidak hanya dirayakan secara seremonial, tetapi sungguh mengakar dalam kehidupan sehari-hari sebagai wujud pertobatan dan pembaruan iman yang nyata dalam tindakan kasih.

Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url