Jeritan 7 Dusun Desa Naet: Krisis Sanitasi Masih Membayangi, Warga Minta Aksi Nyata

Fransiskus Borgias Klau warga Dusun Leo Smer/ Dok Pribadi 


MALAKA, Elemendemokrasi.com– Sebanyak tujuh dusun di Desa Naet, Kecamatan Rinhat, Kabupaten Malaka, hingga kini belum memiliki akses sanitasi yang memadai. Kondisi tersebut mendorong warga setempat berharap adanya perhatian serius dari pemerintah desa.

Ketujuh dusun tersebut meliputi Dusun Sein, Dusun Arak, Dusun Halibot, Dusun Leo Smer, Dusun Sukabi Bot, Dusun Eno Has, dan Dusun Leo Foun. Warga di wilayah ini mengaku masih kesulitan mendapatkan fasilitas WC yang layak serta akses air bersih.

Salah satu warga Dusun Leo Smer, Fransiskus Borgias Klau, mengatakan bahwa masyarakat telah beberapa kali menyampaikan permohonan bantuan kepada pemerintah desa, namun hingga saat ini belum mendapatkan tanggapan yang jelas.

“Kami sudah beberapa kali meminta bantuan, tetapi belum ada tanggapan. Kami berharap pemerintah desa bisa segera memperhatikan kebutuhan kami,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa keterbatasan fasilitas sanitasi berdampak langsung pada kehidupan sehari-hari masyarakat, terutama dari sisi kesehatan dan kenyamanan.

Keluhan serupa juga disampaikan warga dari dusun lainnya. Mereka berharap pemerintah desa dapat segera mengambil langkah konkret untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, khususnya dalam penyediaan sarana sanitasi yang layak.

“Kami hanya ingin memiliki WC yang layak dan akses air bersih seperti masyarakat lainnya. Ini kebutuhan dasar kami,” ungkap salah satu perwakilan warga.

Hingga saat ini, Kepala Desa Naet berinisial AT belum memberikan keterangan resmi terkait kondisi tersebut

Warga menilai bahwa akses sanitasi merupakan kebutuhan mendasar yang seharusnya menjadi prioritas dalam pembangunan desa.

“Kami berharap pemerintah desa bisa bertindak cepat. Jangan sampai kami terus hidup dalam kondisi seperti ini,” tambah warga.

Masyarakat juga menyatakan komitmennya untuk terus menyampaikan aspirasi secara konstruktif demi mendapatkan solusi yang tepat dan berkelanjutan.

Kondisi ini diharapkan menjadi perhatian bersama, sehingga upaya pemerataan pembangunan, khususnya di bidang sanitasi, dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat tanpa terkecuali.



Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url