Jalan Wengkiar Rusak Parah Sejak 2025, Pemuda Desa Weoe Kecam Pemerintah Desa dan Pemda Malaka

Silfen Mario Seran pemuda asal desa weoe Mengecam Pemerintah desa weoe Atas pembiaran jalan Wengkiar/ Dok Pribadi 

MALAKA, Elemendemokrasi.com- Pemuda Desa Weoe mengecam Pemerintah Desa Weoe dan Pemerintah Kabupaten Malaka atas pembiaran kondisi Jalan Wengkiar yang mengalami kerusakan parah sejak tahun 2025 hingga 2026 dan belum mendapat penanganan serius.

Jalan Wengkiar yang terletak di Desa Weoe, Kecamatan Wewiku, Kabupaten Malaka, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), saat ini dalam kondisi sangat memprihatinkan. Kerusakan jalan terjadi akibat terkikis air karena posisi jalan berada di dekat bibir kali, sehingga menyulitkan kendaraan maupun pejalan kaki untuk melintas.

Akibat kerusakan tersebut, aktivitas masyarakat menjadi terganggu. Mobilitas warga dalam kegiatan pertanian, perdagangan, maupun pendidikan menjadi terhambat karena akses jalan yang tidak memadai.

Kondisi ini menimbulkan kekecewaan masyarakat terhadap Pemerintah Desa Weoe maupun Pemerintah Daerah Kabupaten Malaka. Salah satu pemuda Desa Weoe, Silfen Mario Seran, menyoroti kinerja Kepala Desa Weoe yang dinilai belum berpihak pada kepentingan masyarakat.

“Saya meminta kepada Kepala Desa agar jangan menutup mata terhadap kondisi yang dialami masyarakat Weoe hari ini. Perbaikan jalan ini seharusnya bisa diatasi jika Kepala Desa memang bersungguh-sungguh bekerja untuk masyarakat Desa Weoe,” ujarnya melalui rilis yang diterima tim media, Rabu (2/4/2026).

Silfen juga menjelaskan bahwa persoalan jalan tersebut sebenarnya sudah pernah direspons oleh Kepala Desa Weoe melalui grup WhatsApp dengan janji akan diakomodir dalam program tahun 2026. Namun hingga saat ini belum ada realisasi perbaikan.

“Jalan ini sempat direspons oleh Kepala Desa di grup WhatsApp yang mengatakan akan diakomodir di tahun 2026, namun hasilnya nihil hingga hari ini,” tegasnya.

Ia menambahkan, apabila dalam waktu dekat tidak ada respons maupun perbaikan jalan, maka masyarakat harus menilai sendiri kinerja Kepala Desa Weoe.

“Jika dalam waktu dekat tidak ada respons atau perbaikan Jalan Wengkiar, maka masyarakat Weoe harus sadar bahwa Kepala Desa hanya mementingkan dirinya sendiri dan bukan masyarakat Desa Weoe,” katanya.

Ia menutup pernyataannya dengan meminta Kepala Desa Weoe untuk turun langsung ke lapangan melihat kondisi jalan tersebut dan segera mengambil langkah perbaikan.

“Segera turun langsung untuk melihat kondisi jalan tersebut. Jangan hanya memberikan janji manis kepada masyarakat Weoe,” tutupnya.

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url