KKM Kelompok 89 Universitas Bina Bangsa Bagikan Bibit Cabai melalui Program Satu Rumah Satu Tanaman Pangan
LEBAK, 16 Agustus 2026– Kelompok Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Kelompok 89 Universitas Bina Bangsa melaksanakan program Satu Rumah Satu Tanaman Panganamelalui kegiatan pembagian bibit cabai kepada masyarakat Desa Panancangan, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak, pada Minggu (16/8/2026).
Kegiatan yang merupakan salah satu program kerja Bidang Pemberdayaan Masyarakat melalui Program Lingkungan Hidup,
Ketahanan Pangan, dan Kesehatan Masyarakat KKM Kelompok 89 Universitas Bina Bangsa ini dilaksanakan setelah kegiatan senam bersama yang diikuti oleh mahasiswa KKM dan masyarakat. Senam bersama menjadi pembuka rangkaian kegiatan pada pagi hari dan berlangsung dengan antusias.
Setelah kegiatan senam selesai, mahasiswa KKM Kelompok 89 melanjutkan kegiatan dengan membagikan bibit cabai kepada masyarakat. Pembagian bibit tersebut dilakukan sebagai bentuk ajakan kepada warga untuk memanfaatkan pekarangan rumah secara produktif melalui penanaman tanaman pangan.
Program Satu Rumah Satu Tanaman Pangan bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pemanfaatan lingkungan rumah serta mendorong ketahanan pangan di tingkat keluarga. Melalui program ini, setiap keluarga diharapkan dapat mulai menanam setidaknya satu jenis tanaman pangan di sekitar rumah masing-masing.
Cabai dipilih sebagai bibit yang dibagikan karena merupakan salah satu bahan pangan yang sering digunakan dalam kebutuhan sehari-hari. Selain itu, tanaman cabai dapat ditanam di pekarangan rumah maupun menggunakan media tanam sederhana, sehingga masyarakat dapat merawatnya secara mandiri.
Koordinator Bidang 4 KKM Kelompok 89 Universitas Bina Bangsa menjelaskan bahwa program tersebut merupakan bentuk kepedulian mahasiswa terhadap pemanfaatan lingkungan sekitar yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Kami ingin mengajak masyarakat untuk mulai
memanfaatkan lahan atau pekarangan yang ada di sekitar rumah. Tidak harus memiliki lahan yang luas, karena dengan menanam satu tanaman pangan seperti cabai, masyarakat sudah dapat memulai kebiasaan sederhana yang bermanfaat bagi keluarga,” ujarnya
Selain membagikan bibit cabai, mahasiswa juga memberikan edukasi sederhana kepada masyarakat mengenai pentingnya merawat tanaman secara rutin agar dapat tumbuh dengan baik. Warga diajak untuk melakukan penyiraman, memastikan tanaman mendapatkan sinar matahari yang cukup, serta menjaga tanaman dari hama.
Kegiatan pembagian bibit cabai mendapat sambutan positif dari masyarakat. Warga yang mengikuti kegiatan senam bersama turut menerima bibit untuk dibawa pulang dan ditanam di rumah masing-masing.
Salah seorang warga menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan yang dilakukan oleh mahasiswa KKM Kelompok 89 Universitas Bina Bangsa.
“Alhamdulillah, kegiatan ini bagus. Setelah senam kami juga mendapatkan bibit cabai untuk ditanam di rumah. Semoga bisa tumbuh dengan baik dan bermanfaat,” ujar salah seorang warga.
Melalui program Satu Rumah Satu Tanaman Pangan, KKM Kelompok 89 Universitas Bina Bangsa berharap kegiatan ini tidak hanya berhenti pada pembagian bibit cabai, tetapi juga dapat mendorong masyarakat untuk membiasakan diri menanam tanaman pangan di lingkungan rumah.
Dengan memanfaatkan pekarangan secara sederhana, masyarakat diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang lebih hijau dan produktif sekaligus memenuhi sebagian kebutuhan pangan keluarga secara mandiri.
Program ini menjadi salah satu bentuk pengabdian nyata mahasiswa KKM Kelompok 89 Universitas Bina Bangsa kepada masyarakat Desa Panancangan. Melalui semangat “Satu Rumah Satu Tanaman Pangan”, mahasiswa berharap langkah kecil menanam dari rumah dapat tumbuh menjadi kebiasaan yang memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat.
.jpg)