GEMMA Kefamenanu Desak Polisi Usut Dugaan Pengeroyokan Peter Mau di BTN KM 9


TTU, Elemendemokrasi.com- Gerakan Mahasiswa Malaka (GEMMA) Kefamenanu menyatakan keprihatinan sekaligus mengecam dugaan pengeroyokan terhadap Petrus Jenever Rasyid Mau, atau yang dikenal dengan sapaan Peter Mau, di kawasan Kompleks BTN KM 9, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU).

Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi pada Selasa, 1 September 2026, sekitar pukul 22.30 WITA, di sekitar depan Rusunawa BTN. Berdasarkan informasi yang diterima, Peter Mau diduga diserang oleh sejumlah orang hingga mengalami luka dan dilaporkan sempat kehilangan kesadaran.

Namun, seluruh informasi mengenai kronologi dan pihak-pihak yang terlibat masih perlu dibuktikan melalui proses hukum. Karena itu, GEMMA Kefamenanu meminta aparat kepolisian melakukan penyelidikan secara menyeluruh berdasarkan bukti dan keterangan saksi.

GEMMA Minta Kasus Diusut Secara Serius

Ketua Umum GEMMA Kefamenanu, Petrus Bria Tahuk, menilai dugaan kekerasan tersebut merupakan persoalan serius karena menyangkut keselamatan warga dan kondisi keamanan lingkungan.

Menurutnya, aparat kepolisian perlu melihat kasus tersebut tidak hanya sebagai sebuah peristiwa individual, tetapi juga mengevaluasi kondisi keamanan di kawasan BTN KM 9, terlebih jika terdapat informasi mengenai dugaan kejadian kekerasan lain yang pernah terjadi di wilayah tersebut.

“Kami meminta kepolisian segera memastikan fakta di lapangan. Dugaan pengeroyokan ini harus diperiksa secara serius, sehingga siapa yang bertanggung jawab dapat diketahui berdasarkan bukti, bukan berdasarkan asumsi,” ujar Petrus Bria Tahuk.

Dua Persoalan Menjadi Sorotan 


GEMMA Kefamenanu menyoroti dua persoalan utama yang dinilai perlu segera mendapat perhatian.

Pertama, dugaan kekerasan terhadap Peter Mau. GEMMA mendorong kepolisian melakukan pemeriksaan secara menyeluruh, mulai dari kronologi kejadian, saksi, bukti pendukung, hingga pihak-pihak yang diduga terlibat.

GEMMA meminta proses hukum dilakukan secara independen, transparan, dan sesuai prosedur, dengan tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah terhadap seluruh pihak sampai terdapat keputusan hukum yang berkekuatan tetap.

Kedua, persoalan keamanan di kawasan BTN KM 9. GEMMA menilai apabila terdapat kecenderungan terjadinya kekerasan secara berulang, maka langkah pengamanan tidak boleh hanya dilakukan setelah peristiwa terjadi.

Upaya pencegahan dan peningkatan kehadiran aparat di tengah masyarakat dinilai penting untuk menciptakan lingkungan yang lebih aman.

Dorong Patroli Dan Penguatan Keamanan

Sebagai langkah pencegahan, GEMMA Kefamenanu mendorong Polres TTU meningkatkan patroli dan pengawasan di kawasan BTN KM 9, terutama pada waktu dan titik yang dianggap rawan.

GEMMA juga mengusulkan adanya pos kepolisian atau titik pelayanan keamanan yang lebih dekat dengan masyarakat di kawasan tersebut. Menurut GEMMA, keberadaan fasilitas tersebut dapat membantu mempercepat respons aparat sekaligus memperkuat upaya pencegahan gangguan keamanan.

Selain itu, GEMMA mendorong adanya komunikasi dan koordinasi antara kepolisian, pemerintah setempat, tokoh masyarakat, pemuda, mahasiswa, serta warga untuk membangun mekanisme keamanan lingkungan yang lebih efektif.

GEMMA Tolak Aksi Balasan

Petrus Bria Tahuk menegaskan bahwa GEMMA Kefamenanu tidak menginginkan masyarakat mengambil tindakan sendiri atau melakukan aksi balasan atas dugaan kekerasan tersebut.

“Yang kami dorong adalah kepastian hukum dan perbaikan sistem keamanan. Jangan sampai masyarakat menyelesaikan persoalan dengan cara sendiri. Aparat penegak hukum harus hadir dan memastikan masyarakat memperoleh rasa aman,” tegasnya.

GEMMA Kefamenanu berharap dugaan kasus yang menimpa Peter Mau segera memperoleh kejelasan melalui proses hukum yang objektif dan transparan.

Menurut GEMMA, kasus tersebut juga harus menjadi momentum bagi aparat dan pemerintah setempat untuk mengevaluasi serta memperkuat sistem keamanan di Kompleks BTN KM 9.

GEMMA Kefamenanu menegaskan empat hal: ungkap fakta, proses sesuai hukum, lindungi masyarakat, dan bangun sistem keamanan yang mampu mencegah kekerasan kembali terjadi.

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url