Ancaman Longsor Mengintai, Pemuda dan Masyarakat Dusun Bubun Bergerak Lakukan Penghijauan

Peduli Terhadap Lingkungan Pemuda dan masyarakat Dusun Bubun Gelar penghijauan/Dok Pribadi 


MALAKA, Elemendemokrasi.com — Kepedulian terhadap keselamatan lingkungan dan warga ditunjukkan oleh pemuda bersama masyarakat Dusun Bubun, Desa Tunmat, Kecamatan Io Kufeu, Kabupaten Malaka. Mereka menginisiasi kegiatan penghijauan di area tebing belakang rumah warga yang berpotensi longsor dan mengancam permukiman setempat, Senin (12/01/2026).

Tebing longsor di Dusun Bubun memiliki ketinggian vertikal sekitar 100 meter dengan bentangan horizontal kurang lebih 350 meter. Di bawah tebing tersebut terdapat sekitar 45 kepala keluarga yang setiap musim hujan hidup dalam ancaman longsor akibat kondisi tanah yang tidak stabil.

Salah satu penggerak kegiatan, Marlianus Jeriyanto Manek yang akrab disapa Jeri, kepada media Elemendemokrasi.com menjelaskan bahwa penghijauan ini merupakan langkah awal untuk meminimalisir risiko longsor sekaligus memulihkan fungsi ekologis lahan.

“Penghijauan ini bertujuan untuk mencegah longsor, mengembalikan fungsi ekologis lahan, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Kami menanam pohon jati, mahoni, bambu, beringin, dan berbagai tanaman lainnya agar tanah lebih kuat menahan erosi,” ungkap Jeri di sela-sela kegiatan.

Ia menambahkan bahwa upaya ini sangat penting, terutama menjelang musim hujan, agar tidak membahayakan keselamatan warga yang tinggal di sekitar tebing rawan longsor tersebut.

Selain melakukan penghijauan secara swadaya, pemuda dan masyarakat Dusun Bubun juga berharap adanya perhatian serius dari Pemerintah Daerah Kabupaten Malaka.

Mereka memohon bantuan berupa pemasangan bronjong sebagai struktur penahan tanah guna memperkuat tebing longsor.

“Dengan adanya bronjong, kami yakin risiko longsor bisa dikurangi secara signifikan, sehingga warga merasa lebih aman saat musim hujan,” ujar Jeri.

Apresiasi terhadap kegiatan tersebut juga datang dari tokoh masyarakat Dusun Bubun, Yohanes Hane Bau, yang mengaku rumahnya termasuk yang terancam longsor. Ia menilai inisiatif pemuda dan masyarakat sebagai langkah nyata yang patut didukung.

“Kami sangat mengapresiasi pemuda dan masyarakat yang telah melakukan penghijauan di tebing yang sangat membahayakan kami. Semoga dengan kegiatan ini, Pemerintah Daerah Malaka bisa lebih serius memperhatikan kondisi kami,” tuturnya.

Yohanes juga meyakini bahwa pemasangan bronjong oleh pemerintah akan menjadi solusi efektif dalam mengatasi ancaman longsor, mengingat jarak antara permukiman warga dan tebing longsor sekitar 100 meter.

“Kami yakin, jika bronjong dipasang, longsor bisa diatasi dan keselamatan warga dapat terjamin,” pungkasnya.




Pemuda dan masyarakat Dusun Bubun bergotong royong melakukan penghijauan untuk mencegah longsor yang mengancam keselamatan permukiman warga.

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url