Wujudkan Kepedulian Lingkungan, EK LMND TTU Gelar Aksi Reboisasi di Desa Sisi Fatuberal
BELU, Elemendemokrasi.Com — Menanggapi berbagai persoalan lingkungan yang kian mengkhawatirkan, Eksekutif Kabupaten Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (EK LMND TTU) menggelar kegiatan reboisasi di Desa Sisi Fatuberal, Kecamatan Lamaknen Selatan, Kabupaten Belu.
Kegiatan ini menjadi bentuk nyata kepedulian mahasiswa terhadap kelestarian lingkungan dan keselamatan masyarakat setempat.
Reboisasi tersebut bertujuan menjaga keseimbangan ekosistem alam serta meminimalisir risiko bencana, khususnya tanah longsor yang berpotensi merambat hingga ke pemukiman warga. Desa Sisi Fatuberal sendiri diketahui sebagai salah satu wilayah yang rawan longsor akibat kerusakan hutan dan struktur tanah yang tidak lagi stabil.
Ketua EK LMND TTU, Elfridus Ariyanto Seran yang akrab disapa Edy Seran, menegaskan bahwa kegiatan reboisasi ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan sebuah investasi jangka panjang untuk keberlanjutan lingkungan.
“Kegiatan reboisasi ini bukan hanya sekadar kegiatan seremonial biasa, tetapi merupakan investasi masa depan untuk menjaga alam agar tidak terjadi longsor akibat struktur tanah yang kehilangan pegangan karena penebangan hutan secara liar,” ujarnya di sela-sela kegiatan.
Ia juga menambahkan bahwa reboisasi merupakan langkah antisipatif yang sangat penting, mengingat kondisi wilayah Sisi Fatuberal yang tergolong rawan bencana.
“Tujuan reboisasi ini jelas, yaitu menjaga ekosistem alam agar tetap stabil sehingga wilayah yang rawan longsor dapat terhindar dari bencana di kemudian hari,” tegasnya.
Menurut Edy, maraknya penebangan hutan tanpa mempertimbangkan dampak lingkungan telah memperparah kerusakan alam. Akibatnya, masyarakatlah yang paling merasakan dampak buruk dari tindakan segelintir pihak yang tidak bertanggung jawab.
“Isu lingkungan hari ini menunjukkan bahwa banyak hutan dibabat tanpa memikirkan akibatnya, dan pada akhirnya masyarakat yang harus menanggung risiko dan kerugiannya,” pungkasnya.
Lebih lanjut, ia menekankan peran pemuda sebagai agent of change yang tidak hanya berhenti pada tataran wacana dan konsep.
“Pemuda hari ini telah dilabeli sebagai agen perubahan. Maka label itu harus diwujudkan dalam tindakan nyata, bukan hanya sebatas narasi dan konsep tanpa aksi,” katanya.
Di akhir pernyataannya, Edy Seran menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada pemerintah desa serta masyarakat Desa Sisi Fatuberal yang telah menerima dan mendukung penuh kegiatan reboisasi tersebut.
“Saya secara pribadi mengucapkan terima kasih kepada Kepala Desa Sisi Fatuberal dan seluruh masyarakat yang telah menerima kami dengan baik serta ikut berpartisipasi dalam kegiatan reboisasi ini,” tutupnya.
