HIPMI Kabupaten Serang: DLH Kabupaten serang Minim Inovasi Pengelolaan Sampah
![]() |
| Idam Farid, Hipmi Kabupaten Serang/dok pribadi |
Menurutnya, sampah dapat dimanfaatkan kembali melalui teknologi sehingga menghasilkan nilai ekonomi dan peluang usaha baru.
Menurut Idam, Kabupaten Serang membutuhkan pejabat lingkungan yang mampu memahami perkembangan teknologi dan melihat persoalan sampah sebagai peluang investasi, industri, serta penciptaan lapangan kerja.
“Zero waste bukan sekadar mengurangi sampah. Intinya bagaimana sampah dimanfaatkan semaksimal mungkin melalui teknologi sehingga memiliki nilai ekonomi. Kalau sampah bisa menjadi bahan baku, energi, produk daur ulang, dan membuka lapangan pekerjaan, itu baru kita bicara pengelolaan yang modern.”
Idam menilai minimnya inovasi harus menjadi bahan evaluasi serius bagi Pemkab Serang, termasuk terhadap pejabat yang menangani urusan lingkungan hidup.
Menurut Idam, Kabupaten Serang membutuhkan pejabat lingkungan yang mampu memahami perkembangan teknologi dan melihat persoalan sampah sebagai peluang investasi, industri, serta penciptaan lapangan kerja.
“Zero waste bukan sekadar mengurangi sampah. Intinya bagaimana sampah dimanfaatkan semaksimal mungkin melalui teknologi sehingga memiliki nilai ekonomi. Kalau sampah bisa menjadi bahan baku, energi, produk daur ulang, dan membuka lapangan pekerjaan, itu baru kita bicara pengelolaan yang modern.”
Idam menilai minimnya inovasi harus menjadi bahan evaluasi serius bagi Pemkab Serang, termasuk terhadap pejabat yang menangani urusan lingkungan hidup.
