KKM 89 UNIBA Sosialisasikan Gerakan GABAH, Dorong Pemanfaatan Galon Bekas Menjadi Tempat Sampah Pilah
LEBAK, 20 Agustus 2026 — Kelompok 89 Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Universitas Bina Bangsa (UNIBA) melalui Bidang 4 melaksanakan Sosialisasi Gerakan Galon Bekas Menjadi Tempat Sampah Pilah (GABAH) di Desa Panancangan, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak, pada Kamis (20/8/2026). Kegiatan ini dilaksanakan bersamaan dengan agenda peresmian dan sosialisasi Rocket Stove sebagai bagian dari rangkaian program kerja KKM Kelompok 89 di bidang lingkungan hidup dan pemberdayaan masyarakat.
Gerakan GABAH merupakan salah satu upaya KKM Kelompok 89 dalam mengajak masyarakat memanfaatkan kembali barang bekas yang masih memiliki nilai guna. Melalui gerakan ini, galon bekas yang sudah tidak digunakan diarahkan untuk diolah menjadi tempat sampah pilah yang dapat digunakan untuk membantu membedakan sampah berdasarkan jenisnya.
Gagasan tersebut berangkat dari pentingnya membangun kebiasaan masyarakat dalam memilah sampah sejak dari sumbernya. Penggunaan galon bekas sebagai wadah tempat sampah juga menjadi alternatif sederhana dan mudah diterapkan karena memanfaatkan bahan yang sudah tersedia di lingkungan sekitar.
Dalam sosialisasi tersebut, anggota KKM Kelompok 89 memperkenalkan konsep GABAH kepada masyarakat sekaligus menjelaskan manfaat pemilahan sampah serta cara sederhana memanfaatkan galon bekas menjadi tempat sampah. Masyarakat diberikan pemahaman bahwa pengelolaan sampah tidak selalu membutuhkan sarana yang mahal, tetapi dapat dimulai dari pemanfaatan barang bekas dan perubahan kebiasaan sehari-hari.
Selain memberikan edukasi mengenai pemilahan sampah, kegiatan GABAH juga menjadi bagian dari upaya KKM Kelompok 89 untuk mendorong masyarakat agar lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan. Tempat sampah pilah yang dibuat dari galon bekas diharapkan dapat menjadi sarana sederhana yang mendukung kebiasaan membuang dan memilah sampah sesuai jenisnya.
Pelaksanaan sosialisasi GABAH yang bersamaan dengan kegiatan peresmian dan sosialisasi Rocket Stove juga memperkuat pesan mengenai pentingnya pengelolaan lingkungan secara berkelanjutan. Kedua program tersebut sama-sama mengangkat pemanfaatan sumber daya yang ada di lingkungan sekitar melalui pendekatan yang sederhana dan dapat diterapkan oleh masyarakat.
Melalui Gerakan Galon Bekas Menjadi Tempat Sampah Pilah (GABAH), KKM Kelompok 89 UNIBA berharap masyarakat Desa Panancangan dapat terus mengembangkan kebiasaan memilah dan mengelola sampah secara lebih baik. Program ini juga diharapkan tidak berhenti pada masa pelaksanaan KKM, tetapi dapat dilanjutkan secara mandiri oleh masyarakat sebagai bagian dari upaya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan Desa Panancangan.
