Mahasiswa KKM Luncurkan Program SUKA-HI, Kembangkan Hidroponik dan TOGA di Desa Sukadalem
SUKADALEM — Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) melaksanakan kegiatan penanaman hidroponik sebagai bagian dari program SUKA-HI (Sukadalem Berhidroponik) di lingkungan BUMDes Desa Sukadalem. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus memanfaatkan barang bekas menjadi media tanam yang bernilai guna.
Kegiatan yang berlangsung pada pukul 10.00 hingga 14.30 WIB tersebut diawali dengan persiapan alat dan bahan yang akan digunakan. Dalam pelaksanaannya, mahasiswa memanfaatkan botol bekas minuman dan paralon sebagai media tanam hidroponik.
Pemanfaatan botol bekas dilakukan sebagai upaya mengurangi limbah sekaligus menerapkan konsep penggunaan kembali barang yang masih dapat dimanfaatkan. Melalui inovasi sederhana tersebut, mahasiswa berupaya menunjukkan bahwa barang bekas dapat diolah menjadi media yang produktif dan memiliki nilai guna.
Setelah media tanam disiapkan, mahasiswa melakukan proses penanaman tanaman hidroponik berupa selada dan kangkung. Selain pengembangan hidroponik, kegiatan juga dilengkapi dengan pembuatan dan penanaman Tanaman Obat Keluarga (TOGA).
Adapun tanaman TOGA yang ditanam terdiri dari kemangi, sereh, jahe, dan lengkuas. Pemilihan tanaman tersebut dilakukan karena tanaman pangan dan TOGA memiliki manfaat dalam kehidupan sehari-hari serta relatif mudah dikembangkan di lingkungan masyarakat.
Seluruh proses penanaman dilakukan oleh mahasiswa KKM, mulai dari persiapan media, penataan tanaman, hingga proses penanaman. Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada menghasilkan tanaman, tetapi juga menjadi upaya untuk memperkenalkan pemanfaatan lahan dan barang yang tersedia secara sederhana guna mendukung ketahanan pangan serta menciptakan lingkungan yang lebih produktif.
Koordinator kegiatan, Illah Dhana Fitriyani, menyampaikan bahwa program SUKA-HI diharapkan dapat menjadi contoh sederhana bagi masyarakat mengenai pemanfaatan barang bekas dan lahan yang tersedia untuk menghasilkan tanaman yang bermanfaat.
“Melalui SUKA-HI, kami ingin memanfaatkan barang yang sederhana seperti botol bekas minuman dan paralon menjadi media tanam yang bermanfaat. Selain menanam selada dan kangkung secara hidroponik, kami juga membuat TOGA yang terdiri dari kemangi, sereh, jahe, dan lengkuas. Harapannya, kegiatan ini dapat memberikan contoh bahwa lingkungan sekitar bisa dimanfaatkan untuk mendukung ketahanan pangan,” ujar Illah Dhana Fitriyani.
Kegiatan penanaman SUKA-HI berlangsung dengan lancar dan menghasilkan media hidroponik serta tanaman TOGA yang ditempatkan di lingkungan BUMDes Desa Sukadalem.
Ke depannya, tanaman yang telah ditanam diharapkan dapat terus dirawat dan dikembangkan sehingga memberikan manfaat secara berkelanjutan bagi lingkungan. Program SUKA-HI juga diharapkan dapat mendukung pemanfaatan lahan secara produktif sekaligus memperkuat ketahanan pangan di Desa Sukadalem.
