IMMALA Jakarta Desak Kapolri dan Partai Golkar Tindak Ketua DPRD Malaka dalam Kasus Penganiayaan Warga

 

IMMALA Jakarta Gelar aksi Demonstrasi Di Mabes Polri Dan Kantor DPP Golkar (10/11/2025)/Dok Pribadi 


Jakarta, Elemendemokrasi.com— Ikatan Mahasiswa Malaka (IMMALA) Jakarta menggelar aksi demonstrasi sekaligus audiensi di Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri) dan Kantor DPP Partai Golkar, Senin (10/11/2025).

Aksi ini dilakukan untuk menuntut keadilan bagi Alfonsius Leki, warga Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur, yang diduga menjadi korban penganiayaan oleh Ketua DPRD Kabupaten Malaka, Adrianus Bria Seran.

Dalam aksinya, IMMALA Jakarta menyuarakan lima tuntutan utama yang ditujukan kepada Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., serta Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia.

Berikut poin-poin tuntutan tersebut:

  1. Mendesak Kapolri untuk segera mencopot Kapolres Malaka, AKBP Riki Ganjar Gumilar, S.I.K., M.M., karena dinilai tidak profesional dan tidak serius dalam menangani kasus dugaan penganiayaan ini.

  2. Mendesak Polres Malaka agar segera melakukan penahanan terhadap tersangka Adrianus Bria Seran.

  3. Meminta Kapolri untuk memerintahkan Polres Malaka mengeluarkan surat P21 sebagai tanda pelimpahan perkara ke kejaksaan.

  4. Menuntut Ketua Umum Partai Golkar untuk menonaktifkan atau memberhentikan Adrianus Bria Seran dari jabatan Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Malaka.

  5. Mendesak Partai Golkar agar memberhentikan Adrianus Bria Seran dari jabatan Ketua DPRD Kabupaten Malaka.

Selama aksi berlangsung, IMMALA Jakarta juga berhasil melakukan audiensi dengan perwakilan dari Mabes Polri, guna menyampaikan langsung tuntutan dan kronologi kasus tersebut.

Dalam pernyataannya, IMMALA Jakarta menegaskan bahwa mereka akan melanjutkan aksi jilid II di Mabes Polri dan Istana Negara apabila dalam waktu satu minggu tidak ada langkah nyata terkait penahanan maupun pemberhentian terhadap Adrianus Bria Seran.

“Kami menegaskan bahwa penegakan hukum di Kabupaten Malaka, khususnya di Nusa Tenggara Timur, jangan hanya tajam ke bawah tetapi tumpul ke atas. Hukum harus berlaku sama bagi semua orang,” tegas perwakilan IMMALA Jakarta dalam orasinya.

Aksi demonstrasi tersebut ditutup dengan seruan moral yang menggema di hadapan Mabes Polri: “Tangkap dan adili Ketua DPRD Kabupaten Malaka! Copot dan berhentikan dari jabatannya!”

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url