Peresmian Rocket Stove: KKM Kelompok 89 Universitas Bina Bangsa Hadirkan Solusi Pembakaran Sampah Minim Asap di Panancangan

LEBAK, 20 Agustus 2026 – Kelompok Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Kelompok 89 Universitas Bina Bangsa resmi meresmikan alat pembakaran sampah minim asap berbasis teknologi Rocket Stove di Kampung Galihnantung, Desa Panancangan, RT 004/RW 002, Kamis (20/8/2026). Peresmian dipusatkan di halaman belakang rumah Bapak Hamza, lokasi di mana Rocket Stove tersebut dibangun.

Kegiatan ini merupakan salah satu program kerja unggulan Bidang 5 KKM Kelompok 89 yang berfokus pada penerapan teknologi tepat guna untuk mengatasi persoalan sampah rumah tangga yang selama ini kerap dibakar secara terbuka oleh warga sehingga menimbulkan asap dan berdampak pada kualitas udara di lingkungan permukiman.

Acara peresmian berlangsung khidmat dan dihadiri oleh perwakilan pihak Kecamatan Cibadak, Ibu Kepala Desa Panancangan, jajaran perangkat desa, tokoh masyarakat, serta warga Kampung Galihnantung. Perwakilan Kecamatan Cibadak memberikan sambutan sekaligus secara resmi membuka rangkaian acara peresmian.

“Kami sangat mengapresiasi inovasi yang dibawa oleh adik-adik mahasiswa KKM Universitas Bina Bangsa. Semoga alat Rocket Stove ini bisa benar-benar dimanfaatkan warga dan menjadi solusi atas permasalahan sampah yang selama ini kita hadapi,” ujar perwakilan Kecamatan Cibadak dalam sambutannya.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Desa Panancangan turut menyampaikan sambutan dan menegaskan dukungannya terhadap program kerja mahasiswa.

“Kami sebagai pemerintah desa menyambut baik dan mendukung penuh kegiatan positif seperti ini. Harapannya, warga Galihnantung dapat terus menjaga dan merawat Rocket Stove ini agar manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang,” tutur Kepala Desa Panancangan.

Ketua Kelompok 89 KKM Universitas Bina Bangsa turut memberikan sambutan mewakili seluruh anggota kelompok. Ia menjelaskan bahwa pembangunan Rocket Stove merupakan wujud nyata kepedulian mahasiswa terhadap permasalahan lingkungan di lokasi pengabdian.

“Program ini kami rancang bukan hanya untuk memenuhi program kerja KKM, tetapi kami harap dapat menjadi solusi jangka panjang bagi warga dalam mengelola sampah, dan bisa menjadi model percontohan bagi kampung-kampung lain agar sampah yang selama ini dibakar secara terbuka dan menimbulkan asap bisa diatasi dengan menggunakan alat ini” ungkap Ketua Kelompok 89.

Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan sesi sosialisasi yang disampaikan oleh Ir. Cahyadi, S.T., M.T. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan secara rinci mengenai cara pengelolaan sampah organik dan anorganik, jenis-jenis sampah beserta karakteristiknya, cara penggunaan Rocket Stove yang tepat dan aman, serta manfaat menjaga kebersihan lingkungan dari sampah.

“Rocket Stove ini dirancang agar proses pembakaran sampah menjadi lebih efisien dengan asap yang jauh lebih minim dibandingkan pembakaran terbuka biasa. Namun yang tidak kalah penting, warga juga perlu memahami cara memilah sampah organik dan anorganik agar pengelolaannya lebih maksimal,” jelas Ir. Cahyadi, S.T., M.T.

Setelah sesi sosialisasi, acara dilanjutkan dengan demonstrasi langsung penggunaan Rocket Stove yang melibatkan warga secara aktif. Warga tidak hanya menyaksikan, tetapi juga diberikan kesempatan untuk mempraktikkan langsung proses pembakaran sampah menggunakan alat tersebut didampingi oleh mahasiswa KKM Kelompok 89.

Salah satu warga yang turut mempraktikkan penggunaan Rocket Stove mengaku senang dengan adanya inovasi ini.

“Alhamdulillah, sekarang jadi ada tempat pembakaran sampah yang lebih rapi dan asapnya tidak terlalu mengganggu. Semoga ke depannya bisa terus dirawat bersama-sama,” ujar salah seorang warga Kampung Galihnantung.

Peresmian Rocket Stove ini diharapkan mampu menjadi solusi berkelanjutan atas persoalan sampah rumah tangga di Kampung Galihnantung, sekaligus menjadi model percontohan pengelolaan sampah berbasis teknologi tepat guna yang dapat direplikasi di wilayah lain dengan permasalahan serupa. Melalui program ini, KKM Kelompok 89 Universitas Bina Bangsa berharap dapat memberikan dampak nyata dan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Desa Panancangan.

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url